Jumat, 09 Oktober 2015

Perkembangan Teknologi di Indonesia

Berikut ini saya akan mencurahkan opini saya mengenai masalah perkembangan teknologi yang terjadi dinegeri kita yang tercinta ini yaitu Negara Republik Indonesia. Pada zaman yang sudah makin modern ini dan semakin pesatnya perkembangan teknologi di dunia saat ini banyak sekali kendala yang dialami oleh kalangan anak-anak muda, atau remaja. Kendala apakah itu? Ya, bersosialisasi. Makin modernnya dunia teknologi dengan berbagai macam keluaran produk-produk teknologi khususnya gadget pada masa kini anak-anak sudah jarang sekali bahkan tidak sama sekali terlihat bermain bersama teman sebayanya di luar rumah atau di taman. Mereka lebih sering menundukkan kepala melihat kearah layar gadget dibanding bertatap muka dan berbincang langsung dengan teman sebayanya dilingkungannya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan pesatnya kemajuan teknologi ini tapi kurangnya arahan dan sosialisasi dari orang tua terhadap anak mengakibatkan banyaknya anak-anak remaja bahkan gadis-gadis remaja yang menyalahgunakan perkembangan teknologi ini. contohnya mereka bisa tahan berjam-jam di depan layar monitor atau layar handphone hanya untuk sekedar berselancar di dunia maya tersebut. Peran orang tua harusnya sangat penting untuk mengontrol anak-anaknya dalam bermultitasking dengan gadget mereka. Karena banyak sekali dampak negative yang bisa di akibatkan oleh teknologi khususnya di bidang smartphone dan sosial media. banyak sekali anak-anak remaja yang menyalahgunakannya. Contoh kasus belakangan ini adalah remaja yang di culik oleh orang yang tidak di kenal setelah berkenalan di facebook. Ini di karenakan factor emosional anak-anak remaja yang masih labil dan masih sangat gampang untuk di pengaruhi oleh orang lain. Karena menurut riset anak-anak remaja umur antara 13 sampai dengan 16 tahun itu masih sangat labil dan masih sangat gampang terbawa oleh lingkungan. Apalagi jika lingkungan tersebut tidak baik untuk anak-anak remaja. Seperti lingkungan yang banyak orang mabuk-mabukan, berjudi, perbuatan yang tidak baik dan lain sebagainya. Seperti saya bilang tadi. Peran orang tua disini sangat vital untuk membimbing anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang tidak baik dan yang dapat merugikan dirinya sendiri dan yang dapat merenggut masa depannya, serta merugikan bagi lingkungan. Kalau sudah begini siapa yang malu? Ya, orang tua lah yang malu. Mulai sekarang jaga anak-anak kita, jaga orang-orang yang kita cintai agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kalau bisa pantau terus kegiatan mereka dalam kehidupan sehari-hari baik di dunia nyata maupun di dunia maya atau media sosial elektronik.  Lihat pula bagaimana perkembangan anak-anak yang sedang dalam fase perkembangan menuju remaja. Karena di fase inilah hal-hal yang tidak diinginkan rawan terjadi dan kemungkinannya akan sangat besar jika kita tidak memperhatikan mereka. Namun tidak sepenuhnya teknologi berbahaya bagi manusia. Karena tujuan awal tekhnologi diciptakan itu untuk mempermudah pekerjaan bagi yang bisa memanfaatkannya. Berikut akan saya beri tahu manfaat-manfaat dari perkembangan tekhnologi : Kebutuhan manusia, pencapaian kemakmuran, sumber daya manusia, peningkatan kesehatan, komunikasi dan transportasi, bidang pendidikan, dan pemberdayaan sumber daya alam. Itulah beberapa manfaat dari perkembangan  tekhnologi jika kita dapat memanfaatkannya sebaik mungkin dan tidak menyalahgunakannya. Baik  mulai dari sekarang sebaiknya berilah porsi yang tepat buat anak-anak sesuai dengan usia mereka.  Contohnya adalah dengan menanamkan kesukaan membaca dan membelikan anak-anak sebuah buku yang lebih banyak manfaatnya daripada membelikan mereka gadget mewah yang dapat mengancam masa depan mereka. Menanamkan kesukaan akan buku bagi anak-anak, mungkin termasuk investasi paling baik yang bisa kita tanamkan sejak dini kepada anak-anak. Karena kesukaan membaca dan kesukaan akan buku akan menjadikan mereka menyukai ilmu, haus akan ilmu. Seperti yang sudah saya jelaskan tadi. Sedihnya, orang tua masa kini atau yang biasa disebut dengan “orang tua metropolitan” justru seringkali menanamkan investasi yang salah pada anak-anaknya, yaitu dengan memberikan televise dan gadget atau bahkan video game. Namun tidak salah juga jika penggunaannya tidak berlebihan dan sampai malas untuk belajar yang justru memadamkan kreativitas pada anak dan akhirnya menjadi tidak terbiasa mencari ilmu dan tidak haus akan ilmu. Buku dan gadget atau televisi bukan komplementer, melainkan subtitusi. Anak yang menyukai tontonan masa kini akan malas membaca apalagi akhir-akhir ini banyak tontonan yang tidak mendidik untuk anak-anak. Dan sebaliknya bila anak hobi membaca mereka akan mengurangi aktivitas menonton dan bermain gadget. Bukan tidak boleh menggunakan visual sebagai alat bantu ajar, hanya saja seperti yang sudah saya jelaskan, tayangan di televise pada masa sekarang jauh lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya, apalagi bagi anak-anak yang selalu meniru segala-galanya. Matikan televise, hidupkan rumah anda dengan buku!!. Sekian opini dari saya mengenai perkembangan tekhnologi di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar